JAKARTA – Suasana gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, dipadati ribuan pencari kerja sejak Rabu pagi (24/06). Mereka rela antre berjam-jam demi mengikuti ajang Karir Jakarta & TKM Expo 2026, sebuah bursa kerja akbar yang mempertemukan pencari kerja dengan puluhan perusahaan ternama.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang mengular hingga ke luar area lobi gedung. Para pencari kerja, yang didominasi oleh lulusan baru (fresh graduates) dan profesional muda, tampak antusias namun juga terlihat lelah. Mereka membawa map berisi berkas lamaran fisik dan bersiap dengan pakaian formal terbaik mereka.
Acara ini menjadi oase di tengah tantangan ketenagakerjaan saat ini. Namun, di balik antusiasme tersebut, tersimpan realitas persaingan yang kian berat.
Meskipun bursa kerja ini menyediakan akses langsung ke berbagai perusahaan, banyak pelamar mengaku pesimis di tengah sulitnya mendapatkan pekerjaan.
Bunga (23), seorang lulusan baru jurusan Komunikasi, mengungkapkan bahwa ia telah mengirimkan puluhan lamaran kerja secara online maupun offline dalam tiga bulan terakhir, namun panggilan wawancara masih sangat minim.
“Jujur, mentalnya diuji banget. Di job portal itu yang lamar ribuan, saingannya berat. Di sini (expo) juga antreannya panjang sekali. Harapannya sih ada perusahaan yang notice CV saya hari ini,” ujar Bunga kepada tim liputan.
Senada dengan Bunga, Andi (27), seorang pencari kerja yang berpengalaman, menilai persyaratan perusahaan saat ini semakin tinggi, tidak sebanding dengan kualifikasi rata-rata pelamar.
“Sekarang persyaratan entry level saja kadang minta pengalaman kerja dua tahun, atau sertifikasi yang spesifik. Sementara fresh graduate makin banyak. Rasanya kompetisinya timpang sekali,” keluh Andi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI Jakarta) menyadari tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi warganya. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta yang hadir dalam pembukaan expo menyatakan bahwa bursa kerja ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk menekan angka pengangguran.
“Karir Jakarta & TKM Expo 2026 ini menghadirkan total 12.000 peluang kerja. Ini mencakup berbagai sektor, mulai dari perbankan, teknologi, f&b, hingga manufaktur,” jelasnya.
Menariknya, angka 12.000 tersebut tidak hanya mencakup lowongan di dalam negeri, tetapi juga peluang bekerja di luar negeri melalui skema yang legal dan terverifikasi. Pihak Pemprov berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Jakarta untuk meningkatkan kompetensi dan taraf hidup.
Data dari Pemprov DKI menunjukkan adanya suplai lowongan yang signifikan. Namun, fenomena antrean panjang dan keluhan sulitnya mendapat panggilan kerja mengindikasikan adanya kesenjangan (mismatch) antara kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan industri.
Tantangan ke depan tidak hanya terletak pada penciptaan lapangan kerja semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar memiliki skill yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis dan digital saat ini.
Sementara itu, pameran Karir Jakarta & TKM Expo 2026 dijadwalkan akan berlangsung hingga Jumat, 26 Juni 2026, dan diharapkan dapat menyerap ribuan tenaga kerja baru. (Redaksi: Alif Fatah)