
MAJALENGKA – Suasana di pabrik garmen PT Hansae Indonesia Utama, yang berlokasi di Desa Tegalaren, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, mendadak berubah mencekam, Kamis (22/10/2026). Puluhan karyawan, yang hampir seluruhnya perempuan, mengalami kesurupan massal.
Peristiwa mengejutkan ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, sesaat setelah seluruh karyawan selesai menggelar doa bersama rutin di halaman pabrik untuk memohon keselamatan sebelum memulai pekerjaan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, situasi mulai tidak terkendali beberapa saat setelah doa bersama usai. Sejumlah karyawati tiba-tiba berteriak histeris.
“Tiba-tiba ada yang menjerit histeris sambil duduk di lantai, kemudian menjerit-jerit sambil menangis dan tergeletak. Kondisinya terlihat seperti orang yang terkena sengatan listrik, tubuhnya kaku,” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya.
Panik melihat rekan kerjanya tumbang satu per satu, jumlah karyawan yang mengalami kondisi serupa dilaporkan semakin bertambah banyak dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan kepanikan di area pabrik dan mengganggu aktivitas produksi pagi itu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Hansae Indonesia Utama belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut. Upaya penanganan terhadap para korban tengah dilakukan di lokasi oleh tim medis internal dan rekan kerja lainnya. Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pihak kepolisian setempat untuk memastikan situasi kembali kondusif. (Redaksi: Lala Komala)